Mahasiswa Melek Kesehatan Mental: Be Aware Be Happy!

Yuk, intip liputan seminar tentang kesehatan mental persembahan SP2KM!

 

Psikomedia, Yogyakarta Isu mengenai kesehatan mental sedang hangat diperbincangkan belakangan ini, baik di kalangan akademisi ataupun masyarakat luas. Mahasiswa pun tak luput dari permasalahan tersebut, tidak sedikit kasus mahasiswa yang mengalami masalah kesehatan mental. Menilik pentingnya kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Sahabat Percepatan Peningkatan Kepemimpinan Mahasiswa (SP2KM) Universitas Gadjah Mada menginisiasi sebuah seminar “Pekan X DIKSI 2: Your Mental Health Is Very Important”. Bekerja sama dengan BEM FK-KMK dan LM Psikologi UGM, kegiatan seminar dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 September 2019 pukul 07.30 di Auditorium Bambang Soetarso FKKMK UGM.

Kegiatan seminar menghadirkan tiga tokoh yang membahas mengenai kesehatan mental (mental health) dari tiga sudut pandang yaitu kedokteran, psikologi dan penggiat kesehatan mental di masyarakat. Seminar dihadiri lebih dari 170 peserta dari berbagai Fakultas di UGM. Topik kesehatan mental dari sudut pandang kedokteran dibawakan oleh dr. Andrian Fajar Kusumadewi,Sp.Kj, M.Sc., dari Departemen Psikiatri FK-KMK UGM. Pemaparan materi oleh dr. Andrian menjelaskan mengenai fenomena self-harm yang menyerupai gunung es, American Psychological Association mengklasifikasikan self-harm ke dalam non-suicidal self-injury (NSSI). NSSI adalah penghancuran jaringan tubuh sendiri secara langsung dan sengaja tanpa adanya niat bunuh diri (Nock, M. K., & Favazza, A. R., 2009). Selain membahas mengenai self harm, dibahas pula mengenai bipolar dan obsessive-compulsive disorder (OCD) oleh Dina Wahida, S.Psi., M.Psi. Psikolog dari Career Development Center FISIPOL UGM dan Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes., dari Departement of Psychiatry and Community Nursing FK-KMK UGM.

Kegiatan seminar seperti ini sangat bermanfaat bagi para mahasiswa untuk lebih melek terhadap kesehatan mental. Rere yang merupakan ketua pelaksana seminar mengungkapkan bahwa mental health sangatlah penting terutama bagi mahasiswa. Banyaknya kegiatan mahasiswa ataupun tugas-tugas dan permasalahan lainnya memungkinkan mahasiswa mengalami permasalahan terhadap kesehatan mentalnya, oleh karena itu pengetahuan tentang kesehatan mental sangat diperlukan oleh mahasiswa. Nadya, salah satu peserta dari prodi Gizi, mengungkapkan bahwa pengetahuan tentang kesehatan mental ini sangatlah diperlukan, tidak hanya untuk diri sendiri melainkan juga untuk orang lain.

“Mempelajari kesehatan mental memberikan banyak manfaat, salah satunya kita dapat mengetahui cara memperlakukan orang dengan permasalahan psikologis dengan tepat, pungkas Nadya.

Acara seminar diakhiri dengan sosialisasi dari Dopamination LM Psikologi UGM. Kegiatan Dopamination mengkampanyekan dan mensosialisasikan mengenai self-love kepada para peserta seminar. Selain mendapatkan informasi mengenai kesehatan mental, para peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai self-love atau mencintai diri sendiri. (Jinggan Anggun)

Referensi
Nock, M. K., & Favazza, A. R. (2009). Nonsuicidal self-injury: Definition and classification. In M. K. Nock (Ed.), Understanding nonsuicidal self-injury: Origins, assessment, and treatment (pp. 9-18). Washington, DC, US: American Psychological Association.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *