Mengenali dan Berbagi Terkait Bunuh Diri dalam Suicide Prevention Day

Yuk, baca liputan kampanye peringatan Suicide Prevention Day yang dilakukan oleh LM Psikologi UGM beserta sejumlah relawan!

Sabtu (7/9), dalam rangka turut serta memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 September nanti, LM Psikologi oleh Fakultas Psikologi UGM mengadakan kegiatan Suicide Prevention Day di titik nol KM, Malioboro, Yogyakarta. Rangkaian aksi dan sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas bagaimana pentingnya kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri.

Bunuh diri menurut World Health Organization merupakan tindakan membunuh diri sendiri dimana hal ini kemungkinan besar dapat terjadi karena adanya dampak dari depresi dan penyakit mental lainnya. Suicide behavior is universal. Hal ini bukan hanya mengenai seseorang dan lingkungan, keluarga, ataupun agamanya. Faktor-faktor tersebut mungkin saja mempengaruhi perilaku, tetapi bukan merupakan faktor tunggal. Data dari WHO saja mencatat terdapat 800.000 orang di seluruh dunia yang meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya. Angka tersebut, belum termasuk mereka yang melakukan percobaan bunuh diri.

Seringkali kita sebagai masyarakat umum, tidak memahami mereka yang mengalami gangguan mental yang kemudian dapat berujung pada bunuh diri. Masyarakat acap kali tidak menganggap serius hal tersebut dan kerap mengaitkannya dengan hal-hal yang sifatnya pribadi, permasalahan hidup, dan kesusahan mereka sendiri. Kepekaan masyarakat dan orang-orang sekitar sangat dibutuhkan, untuk merangkul dan tidak menjauhi, untuk memahami dan turut membantu memberikan pertolongan, dan uluran tangan kepada mereka yang memiliki pemikiran dan kecenderungan untuk bunuh diri.

Oleh karena itu, diadakanlah kampanye-kampanye ataupun acara yang mengangkat mengenai kesehatan mental ataupun bunuh diri, seperti Suicide Prevention Day ini. Dimulai dari aksi yang ditampilkan oleh salah satu BKM Fakultas Psikologi UGM, KRST, yang menyajikan penampilan drama dengan menambahkan unsur musikal di dalamnya. Penampilan yang tentu saja memiliki tema yang sesuai dengan Suicide Prevention Day itu sendiri, kemudian diteruskan dengan sosialisasi sepanjang sisi jalan Malioboro.

Tujuan dilaksanakannya acara ini juga kurang lebih untuk membuka mata masyarakat luas mengenai pentingnya kepedulian terhadap orang lain terutama mereka yang memiliki kecenderungan bunuh diri. Syala, selaku sekretaris acara Suicide Prevention Day ini mengatakan bahwa diadakannya acara ini memiliki misi agar kebermanfaatan serta penyampaian pesan dapat secara efektif diterima oleh masyarakat dalam lingkup banyak, mengingat ramainya orang di sekitar Malioboro pada Sabtu sore ini.

“Harapannya agar setiap orang sadar bahwa kepedulian terhadap sesama itu penting banget, dan dengan peduli tuh kita dapat menyelamatkan satu nyawa,” ujar Syala.

Sosialisasi ini juga tidak hanya pemberian informasi satu pihak tetapi juga dapat menjadi ajang berbagi antar pihak. Masyarakat yang diberikan sosialisasi selain mendapatkan ilmu juga dapat berbagi pengalamannya terkait suicide, entah yang terjadi kepada diri sendiri maupun orang-orang terdekatnya. Tiap orang dapat berkontribusi dalam pencegahan bunuh diri, dimulai dari diri sendiri yang mencoba memahami dan mau mengerti orang-orang di sekeliling kita. Kebermanfaatan yang diharapkan oleh LM Psikologi dalam acara ini juga mewakili harapan banyak orang. Seperti tujuan BPPM Psikomedia sendiri, dimana kami berharap untuk membumikan psikologi dengan mengenalkan unsur-unsur psikologi kepada masyarakat luas, memberikan pemahaman yang sesuai, bahkan menunjukkan kepedulian yang diharapkan dapat menular.

Semoga dengan diadakannya acara ini, kita dapat saling merangkul dan mengerti orang-orang yang memiliki berbagai bentuk gangguan mental, hingga mereka yang memiliki kecenderungan dan pemikiran untuk melakukan bunuh diri. Bunuh diri dapat dicegah, dengan banyak rangkulan dan uluran tangan dalam prosesnya. (Adis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *