‘Impact Circle AIESEC UGM 2020: Usung Tema Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

Karena Pandemi Bukanlah Restriksi

Psikomedia. Minggu (21/06) Acara rutin tahunan AIESEC UGM, Impact Circle, kembali diselenggarakan. Meskipun tahun ini harus diselenggarakan secara daring, Impact Circle tetap berhasil menyampaikan materi-materi positif yang sesuai dengan tujuan utamanya, yaitu untuk memperkenalkan Sustainable Development Goals (SDGs).

Impact Circle tahun ini sendiri berfokus pada poin Health and Well-Being dan mengusung tema ‘The Link between Self-Appreciation and Work Life Balance’. Topik ini diangkat sebagai bentuk kepedulian  AIESEC UGM terhadap kesehatan mental yang sekiranya sangat terdampak selama pandemi ini. “Kami berharap dengan adanya topik self love, peserta dapat membangun kepercayaan diri dan apresiasi diri, sedangkan tema work life balance dipilih agar peserta tahu bagaimana cara menghadapi pandemi maupun new normal nantinya.” ungkap Dina selaku organizing committee president dari Impact Circle tahun 2020.

Kegiatan Impact Circle kali ini menghadirkan dua orang pembicara, yaitu Ade Binarko selaku Founder dari Sehat Mental Indonesia dan Melati Hafizha S selaku Vice President of Talent Management AIESEC UGM 2018/2019. Acara ini dimoderatori oleh Lisa Mutiara Liando selaku OC President of Healvolution 5.0 AIESEC UGM.

Antusiasme terhadap Impact Circle ini dinilai cukup tinggi. Hal ini terbukti dari banyaknya peserta yang mengikuti acara ini. “Karena seminarnya virtual, jadi dapat mencakup banyak kalangan dan tidak terbatas di Jogja saja,” ungkap Dina.

Para peserta pun menilai bahwa acara ini berlangsung dengan sukses. “Insightful dan relatable sama keadaan di tengah pandemi ini. Materi mental health-nya bakal membantu banget kedepannya.” ungkap Bunga Sari, salah satu peserta acara ini. Bunga bukanlah satu-satunya peserta yang merasa puas dengan materi Impact Circle tahun ini. “Acaranya bermanfaat banget, jadi paham self love itu bukan berarti kita selfish,” ungkap Putri Pristine, peserta lain yang merasakan besarnya manfaat dari materi yang disampaikan di Impact Circle ini.

Dina selaku ketua panitia berharap pandemi cepat berlalu dan pihak AIESEC dapat menyelenggarakan kegiatan Impact Circle secara offline dan melakukan seminar yang lebih menarik lagi. Dina juga berharap Impact Circle dapat menyatukan dan saling mengenalkan berbagai komunitas di Jogja untuk bersinergi bersama demi berlanjutnya kontribusi untuk masyarakat. “Kami juga berharap agar masyarakat lebih mengenal AIESEC sebagai organisasi kepemimpinan yang dapat membangun relasi dengan komunitas lokal dan media partner yang lebih banyak lagi,” tutur Dina.

Liputan oleh: Nur Nisrina Hanif Rifda dan Tasya Asdityasha

Editor: Syibly Adam

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed
More Stories
People Pleaser: Semua Tentang Nggak Enakan