Komposisi dan Manfaat Air Susu Ibu

Apa yang kamu ketahui tentang ASI?

World Breastfeeding Week (WBW) atau Pekan ASI Sedunia diperingati setiap tahun mulai tanggal 1 hingga 7 Agustus untuk mendorong pemberian ASI dan meningkatkan kesehatan bayi di seluruh dunia (World Health Organization, 2019). Sebagai salah satu upaya memperingati Pekan ASI Sedunia, artikel ini akan sedikit menguraikan komposisi dan pentingnya pemberian ASI pada kehidupan bayi.

Air susu ibu atau yang kerap disebut ASI merupakan sumber nutrisi ideal bayi yang baru lahir hingga 6 bulan pertama kehidupannya di dunia (Ballard & Morrow, 2013). ASI mengandung komposisi nutrisi yang unik dan bioaktif non-nutrisi yang bermanfaat bagi perkembangan, kelangsungan hidup, dan melindungi bayi dari berbagai penyakit melalui antibodi yang ditularkan dari ibu ke bayi (Zibadi, 2013).

Saat ini terdapat susu formula yang juga menyediakan nutrisi lengkap dan mampu mendukung pertumbuhan bayi, tetapi tidak sepenuhnya mengandung manfaat ASI (Ballard & Morrow, 2013). Meskipun demikian, susu formula dapat sebagai alternatif yang aman sebagai pengganti ASI bagi orang tua yang tidak dapat memberikan ASI atau memilih tidak menyusui bayinya.

Salah satu komposisi ASI yaitu macronutrient yang berperan pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pada bayi prematur komposisi macronutrient ASI cenderung memiliki protein dan lemak yang lebih tinggi (Ballard & Morrow, 2013). Komposisi macronutrient pada ASI terdiri dari:

  • Air

ASI yang mengandung sekitar 90% air mampu menyediakan kebutuhan air bagi bayi untuk bertahan hidup (Martin et al., dalam Murray, 2020). Air bermanfaat untuk menghindari dehidrasi, mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, dan melindungi organ (Popkin et al., dalam Murray, 2020).

  • Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama pada manusia. Dalam ASI terdapat karbohidrat utama yaitu laktosa yang menyumbang 40% dari total kalori yang tersedia dalam ASI (American Pregnancy Association, n.d). Laktosa mengandung bakteri sehat yang berperan melindungi usus bayi, meningkatkan penyerapan kalsium, fosfor, magnesium, dan melawan penyakit perut pada bayi (Doherty et al., dalam Murray, 2020).

  • Lemak

ASI mengandung lemak sebesar 4% (Martin et al., dalam Murray, 2020). Lemak merupakan sumber utama energi, kolesterol, dan asam lemak esensial seperti DHA yang diperlukan dalam perkembangan otak, penyerapan vitamin yang larut pada lemak, sistem saraf, dan penglihatan pada bayi (Ballard & Morrow, 2013).

  • Protein

Protein bermanfaat dalam membangun, memperkuat, memperbaiki jaringan tubuh, serta berperan dalam pembentukan hormon, enzim, dan antibodi (Murray, 2020). Beberapa protein yang ditemukan dalam ASI, yaitu lactoferrin berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan bakteri dalam saluran pencernaan, secretory IgA berfungsi melindungi bayi dari virus, bateri, dan alergi, lysozym berfungsi melindungi dari E. Coli dan Salmonella, dan bifidus factor mendukung pertumbuhan bakteri Lactobacillius dalam sistem pencernaan manusia(American Pregnancy Association, n.d).

Komposisi ASI yang terakhir yaitu micronutrients yang terdiri dari :

  • Vitamin

ASI mengandung vitamin-vitamin yang dibutuhkan bayi yang untuk menjaga kesehatan tulang, mata, dan kulit (Murray, 2020). Selain itu, juga bermanfaat untuk mencegah gizi buruk, seperti penyakit kudis dan rakhitis (Murray, 2020).

  • Mineral

ASI mengandung mineral yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh sehat dan kuat, termasuk zat besi, seng, kalsium, natrium, klorida, magnesium, dan selenium (Dror & Alle dalam Murray, 2020). Mineral dibutuhkan tubuh untuk memperkuat tulang, menghasilkan sel darah merah, serta meningkatkan fungsi saraf dan otot (Murray, 2020).

Komposisi ASI sangat dinamis selama menyusui serta menyesuaikan dengan perubahan kebutuhan bayi dan memiliki komposisi yang berbeda antara bayi cukup bulan dan prematur (Ballard & Morrow, 2013). Selain bermanfaat bagi bayi yang disusui, ASI juga bermanfaat bagi ibu menyusui yang dapat membantu rahim berkontraksi, pendarahan berhenti lebih cepat, mengurangi risiko kanker payudara dan ovarium, dan dapat mendorong keterikatan antara ibu dan bayinya (Zibadi, 2013).

Penulis : Clarissa Cahyanti

Editor  : Naufal Shabri

Referensi

American Pregnancy Association. (n.d). What’s in Breast Milk? | American Pregnancy Association. American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/first-year-of-life/whats-in-breastmilk/.

Ballard, O., & Morrow, A. (2013). Human Milk Composition. Pediatric Clinics Of North America60(1), 49-74. https://doi.org/10.1016/j.pcl.2012.10.002

Murray, D. (2020, July 09). What Is the Composition of Breast Milk?. Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/whats-in-breast-milk-4047820#citation-12.

World Health Organization. (2019, Agustus 01). World Breastfeeding Week 2019. https://www.who.int/news-room/events/detail/2019/08/01/default-calendar/world-breastfeeding-week-2019

Zibadi, S. (2013). Handbook of dietary and nutritional aspects of human breast milk. Wageningen Academic Publishers.

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed
More Stories
Talkshow dan Launching Majalah Psikomedia 2013: Game