Arak-arakan obor salib

Pesta Religi Carnival Paskah 2013

Indonesia menganut sistem kebebasan untuk memeluk agama bagi setiap warga negara. Setiap agama memiliki hari besar yang disambut dengan gembira oleh para pemeluknya. Mengingat pentingnya ruang kegembiraan bagi umat manusia, perlu adanya sarana dan kebebasan untuk bisa merealisasikannya. Merayakan hari besar keagamaan dilaksanakan dengan penuh kegembiraan dan tidak perlu ada rasa takut untuk merayakannya. “Merayakan hari besar memang harus dengan perasaan yang bahagia”, ungkap mbah Raemlan, sesepuh desa Glodokan.

Carnival Paskah dilaksanakan selama tiga hari dimulai tanggal 5 – 7 April 2013. Kegiatan bertempat di Desa Glodokan, Kelurahan Harjosari, Kecamaatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kegembiraan dikemas sedemikian rupa dengan momen paskah yang sangat sarat dengan adanya unsur kebangkitan. Konsep yang digunakan dalam carnival ini menonjolkan kebangkitan semangat, terbuka untuk seluruh umat beragama, kekompakan serta kesadaran untuk saling berbagi kegembiraan. “Kegembiraan ini diharapkan dapat memperkuat tali persaudaraan antar umat beragama,” ungkap Lilik. Banyak anggota tetapi satu tubuh, itulah tema yang diambil oleh panitia Carnival Paskah 2013.

Acara ini diselenggarakan oleh umat katolik di wilayah Maria Assumpta, Semarang. Kegiatan ini memiliki keunikan dilihat dari segi “packaging”, dimana Umat Maria Assumpta berusaha mengoptimalkan potensi-potensi yang ada dengan mengemasnya secara sederhana tapi bertujuan luar biasa. Potensi yang luar biasa itu antara lain segi kesenian, makanan khas, potensi alam yang masih natural dan elok. Berbagai bidang yang ada dikemas dalam carnival sebagai keunikan kegiatan. Bidang kesenian ditampilkan dalam bentuk panggung seni, makanan khas dalam bentuk pasar rakyat. Keunikan gong acara ditampilkan dengan arak-arakan obor salib yang diakhiri dengan doa bersama.

Selain itu, yang terpenting ialah rasa kekeluargaan dan semangat paguyuban yang masih kendal terjaga dengan baik. Dalam bidang keagamaan, Desa Glodogan memiliki tempat doa dan semadi sebagai potensi spiritual.”Tempat doa dan semadi sering digunakan untuk bertapa,” tutur mbah Raemlan. Keunikan kegiatan ditampilkan dengan tujuan agar masyarakat luar tertarik untuk mengunjungi wilayah Maria Assumpta dan mempererat tali persaudaraan antar umat beragama. Carnival Paskah ini ditujukan kepada semua lapisan masyarakat yang memiliki semangat kebangkitan dan keinginan untuk bergembira.

Masyarakat sekitar dan tamu undangan menikmati acara-acara yang disajikan oleh panitia dengan sangat antusias dan penuh kegembiraan. “Menurut saya acara Carnival Paskah ini sangat bagus dan mengasyikkan,” ungkap Naim salah satu pengisi acara panggung seni. Ia juga menambahkan bahwa acara seperti ini sangat bermanfaat bagi umat beragama yang memiliki toleransi dan rasa saling memiliki satu sama lain. Reza sebagai peserta carnival juga berpendapat bahwa dengan adanya Carnival Paskah ini mereka bisa mendapatkan tambahan wawasan keagamaan dan pengalaman yang belum pernah dialami. Kedepannya diharapkan Carnival Paskah ini akan menjadi agenda kegiatan yang rutin setiap setahun sekali dan berkembang dengan baik di kalangan masyarakat. [Arieva]

Arak-arakan obor salib
Arak-arakan obor salib
Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed
More Stories
CERIA, Langkah Sederhana Mencegah Bunuh Diri