POTMAPSI Apresiasi Organisasi Mahasiswa

potmapsi 090313

Sabtu (9/3) Fakultas Psikologi bekerja sama dengan Persatuan Orang Tua Mahasiswa Psikologi (POTMAPSI) mengadakan pertemuan orang tua mahasiswa angkatan 2012. Acara yang bertempat di gedung G-100 ini berlangsung sejak pukul 09.00. Menurut Retnowati Suryo, ketua POTMAPSI, acara pertemuan ini merupakan tempat di mana para orang tua mahasiswa menggalang silaturahmi. “Kegiatan ini memberikan para orang tua berbagai informasi akademik, sekaligus menggalang dana untuk membatu kegiatan mahasiswa,” terangnya.

Acara ini merupakan acara tahunan POTMAPSI, namun untuk tahun ini, Retno mengatakan bahwa ada beberapa kejutan. Salah satunya adalah lomba pameran Badan Kegiatan Mahasiswa (BKM) yang memperebutkan total hadiah 11.000.000 rupiah. “Pameran organisasi kemahasiswaan itu untuk menunjukkan pada orang tua, wujud kegiatan mahasiswa yang akan mereka bantu pendanaannya,” ungkapnya. Sebelum memasuki ruangan, para orang tua diminta menjadi juri pameran BKM yang ada di pelataran gedung.

Mengawali acara, Retno sedikit menerangkan mengenai POTMAPSI berikut program kerja dan para pengurusnya. Kemudian dilanjutkan dengan talkshow yang membahas mengenai pentingnya keseimbangan antara dunia akademik dan non-akademik bagi mahasiswa. Hadir sebagai pembicara, Haryanto Sentot, Dosen Psikologi dan Isnan Hidayat, salah satu mahasiswa berprestasi Fakultas Psikologi. Informasi lain yang diberikan fakultas adalah mengenai sistem administrasi akademik baru. Hal tersebut dijelaskan oleh Amitya Kumara, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dan Haryanto, perwakilan Kepala Program Studi S1.

Puncaknya, fakultas mengumumkan sepuluh orang mahasiswa berprestasi angkatan 2012 kategori Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Masing-masing mahasiswa mendapat uang pembinaan berupa uang tunai senilai 500.000 rupiah. Nur Lintang Fitri Listya Astika, peringkat 1 mahasiswa berprestasi 2012 mengatakan bahwa ia tidak menyangka usahanya selama ini berbuah sangat membanggakan. “Ini memperlihatkan bahwa orang dari daerah terpencil sanggup membuktikan bahwa kami juga bisa,” tegasnya. Aditriyono, orang tua mahasiswa 2012 berpendapat bahwa pemberian penghargaan ini dapat menjadi motor penggerak mahasiswa untuk terus berusaha. “Hal semacam ini sangat penting, sebab sekecil apapun, usaha harus tetap dihargai,” ujarnya.

Selain kepada mahasiswa terbaik, hadiah juga diberikan kepada pemenang lomba pameran BKM. Lembaga Mahasiswa Psikologi hadir sebagai juara pertama dan mendapatkan uang tunai sebesar 2.250.000 rupiah. Disusul oleh Keluarga Muslim Psikologi dan Psikomedia, masing
-masing mendapatkan uang tunai 2.000.000 rupiah dan 1.750.000 rupiah. Kelima BKM lainnya juga tampil sebagai juara harapan dan mendapat uang pembinaan sebesar 1.000.000 rupiah.

Afra Nasution, ketua BKM Keluarga Rapat Sebuah Teater (KRST), menyambut positif pelibatan BKM dalam acara ini. “Asyik, ya, bisa lebih tahu setiap BKM itu seperti apa,” tuturnya. Senada dengan Afra, Aditriyono, juga mendukung keterlibatan BKM dalam pameran tersebut. Ia mengaku semakin memahami bahwa kegiatan mahasiswa di luar proses kuliah, akan membantu mahasiswa untuk mengembangkan soft skill. “Ternyata BKM tidak terlepas dari pengawasan fakultas dan sangat penting artinya bagi kesuksesan anak-anak,” jelasnya.

Selain pelibatan dalam acara, Afra juga mengungkapkan dukungannya terhadap penganugrahan dana kemahasiswan POTMAPSI melalui lomba. “Sangat memotivasi, karena setiap BKM memiliki anggaran yang cukup banyak. Siapa tahu bisa terbantu di sini,” ujarnya. Meski begitu, kekecewaan sempat muncul terkait minimnya waktu penjurian. “Kami sudah sungguh-sungguh dalam pembuatan stand. Ternyata waktu penjurian hanya satu jam. Sayang sekali,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, Aditriyono mengungkapkan rasa syukur dengan adanya pertemuan ini. “Akhirnya ada wadah yang mempertemukan kami dengan pembimbing putra putri kami. Hal ini membuat kami dapat mengetahui hal-hal yang teknis, sampai alur pembelajaran yang diterapkan,” ungkapnya. [Lala, Luisa, Shiane]

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed
More Stories
Hukum Haram Menjadi Pendosa dan Ave Maryam