Sampaikan Aspirasi, LM Psikologi Gelar Sarasehan dengan Dekanat

Jumat (26/5) siang, tepatnya pukul 13.00, para pejabat dekanat sudah memenuhi ruangan A-203 Fakultas Psikologi UGM. Pasalnya, hari ini Lembaga Mahasiswa (LM) Psikologi UGM menggelar acara Ngobrol Bersama Dekanat. Acara berkonsep sarasehan ini bertujuan memberi mahasiswa kesempatan menyampaikan aspirasinya langsung kepada pihak fakultas. Selain para pejabat dekanat dan staf Departemen Advokasi LM, perwakilan Badan Kegiatan Mahasiswa (BKM) dan ketua angkatan mahasiswa Psikologi UGM juga turut hadir untuk menyampaikan aspirasi para anggotanya.

Setelah makan siang bersama, Nida, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan membuka acara. Aryo, Kepala Departemen Advokasi LM Psikologi UGM menggunakan kesempatan pertama untuk menyampaikan hasil penjaringan aspirasinya. Salah satu poin yang ia sampaikan adalah SPAM kampus yang mati. Ia menyebutkan bahwa banyak mahasiswa yang mengeluhkan SPAM kampus yang tak kunjung diperbaiki. Menanggapi hal ini, Fatur, Dekan Fakultas Psikologi UGM mengatakan bahwa memperbaiki SPAM kampus adalah wewenang universitas, bukan fakultas. Oleh karena itu, untuk mengompensasi matinya SPAM kampus, Fatur akan kembali menyediakan minum untuk mahasiswa dari alat penyaring air. “Jangan sampai mahasiswa dehidrasi,” pungkasnya.

Setelah Aryo, disusul oleh Bima, ketua angkatan 2015. Ia menyampaikan aspirasi dari teman angkatannya, salah satunya, kurangnya transparansi nilai serta materi dan tugas kuliah yang tidak seragam antara kelas satu dengan yang lain untuk mata kuliah nonpsikologi. Fatur kembali menanggapi. Ia mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan Fakultas Filsafat selaku pengelola mata kuliah pengembangan kepribadian (nonpsikologi). Menurutnya, Fakultas Filsafat perlu mengetahui sistem yang digunakan oleh Fakultas Psikologi agar transparansi nilai dapat dilakukan sesuai yang mahasiswa harapkan. “Kami juga akan meminta agar tugasnya diseragamkan,” tambahnya.

Excel, perwakilan dari BPPM Psikomedia juga turut menyampaikan keluh-kesah anggotanya. Beberapa anggotanya mengeluhkan sekretariat yang banyak nyamuk serta kesulitan mendapatkan sinyal wifi. Wahyu, kepala kantor mengakui bahwa fogging adalah salah satu program yang belum bisa dilaksanakan. Alasannya, Fakultas Psikologi masih ramai kegiatan sehingga tidak memungkinkan untuk diadakan fogging. “Kemungkinan akan dilaksanakan saat UAS karena sudah agak sepi,” tambahnya. Untuk masalah wifi, Fatur langsung menginstruksikan ke Wahyu agar segera ditambahkan wifi di gedung F (sekretariat BKM). Wahyu pun menanggapinya dengan positif. “Senin besok sudah ada ya,” jawabnya. Beberapa mahasiswa terlihat sumringah saat mendengarnya.

Aspirasi selanjutnya disampaikan oleh Wahada, staf Departemen Advokasi LM. Salah satu poin yang disampaikan adalah kurangnya apresiasi fakultas untuk mahasiswa yang berprestasi. Nida mempertanyakan, bentuk apresiasi yang dimaksudkan Wahada. Ia menjelaskan, Fakultas sudah mengapresiasi mahasiswa yang berprestasi, yaitu dengan menyertakan lembar pelengkap ijazah yang isinya adalah prestasi mahasiswa. Selain itu, Fakultas juga tiap tahun memberikan penghargaan untuk mahasiswa berprestasi saat dies natalis.

Aspirasi berikutnya datang dari dua mahasiswa angkatan 2016. Pertama, Odi, ketua angkatan 2016 menyampaikan keluhan dari IUP. Ia menceritakan kegelisahan mahasiswa IUP dikarenakan tingginya ekspektasi fakultas untuk kelas IUP. Menanggapi aspirasi ini, Fatur menegaskan bahwa memang sudah seharusnya IUP lebih sulit tantangannya daripada kelas reguler. “Karena yang digunakan standar internasional,” Fatur menandaskan. Kemudian Vina, perwakilan KMK mempertanyakan adanya perbedaan materi yang disampaikan dosen di salah satu mata kuliah pada kelas yang berbeda. Fatur menanggapi, “Beda itu justru bagus karena ilmu sosial memang punya banyak perspektif.”

Acara berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelum ditutup, Avin, Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM memberikan masukan bahwa saat menyampaikan aspirasi sebaiknya berlandaskan data. “Jadi selain menyampaikan aspirasi, kalian juga dapat berkontribusi dalam membangun fakultas,” tambahnya. Aryo mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya sudah menyiapkan data dan presentasinya, tapi tidak jadi ditampilkan. “Karena semester lalu kita tidak perlu tayangan presentasi,” jelasnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Felia mengaku puas dengan jalannya acara. Ia senang dengan pihak fakultas yang kooperatif dari persiapan hingga pelaksanaan. “Mereka juga menjawab semua aspirasi yang ada dan berupaya untuk menindaklanjuti keresahan mahasiswa Fakultas Psikologi,” tutupnya. [Excel]

Sumber gambar: LM Psikologi UGM

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed
More Stories
Digitasilisasi Peminjaman Sarana dan Prasarana di Fakultas Psikologi UGM